Sunday, May 11, 2014

Fenomena air laut dan ayat Al Quran



Assalamu alaikum wr wb.

Pertemuan antara air laut di Samudera Atlantik dan Laut Mediterania, meskipun keduanya adalah air asin, tidak menyatu seolah ada dinding pemisah diantara keduanya. Hal ini juga yang membuat bingung Jacques Yves Costeau, seorang ahli laut terkenal berkebangsaan Prancis. 



JY Costeau lahir di Saint Andre de Cubzac, 1910. Meninggal di Paris, 1997. Bersama rekannya, dia menciptakan aqua lung(scuba), yaitu tangki oksigen yang dimampatkan, sehingga penyelam bisa bergerak bebas di dalam air. Dia juga banyak mem-film-kan kehidupan bawah laut, yang sebelumnya belum dieksplorasi.



Namun sebenarnya fenomena air yang tidak bercampur itu sudah diceritakan dalam ayat suci Al Quran. “Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu. Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing.” (QS Ar-Rahman:19-20). "Dan Dialah (Allah) yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan), yang satu tawar dan segar dan yang lainnya asin. Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang tidak tembus." (QS Al Furqan:53). 



Menurut para ahli modern, fenomena tidak bercampur air laut karena perbedaan suhu dan kandungan garam antara kedua lautan itu. jauh sebelum para ahli merumuskan fenomena ini, Al quran sudah menceritakannya.

Begitu pula dengan pertemuan air sungai dan air laut di daerah muara. Mengapa hewan di air laut tidak bisa masuk ke air sungai, atau sebaliknya. Hal ini karena seolah ada pemisah antara air sungai yang tawar dan air laut yang asin. Dan hewan sungai akan mati bila ditempatkan dalam air laut, juga sebaliknya. Untuk memberikan nutrisi kepada hewan laut, sungai membawa materi nutrisi dari daratan, dan masuk kelaut. Begitulah alam ini sudah diatur oleh Allah swt supaya terjadi keseimbangan.



Wassalam.
Salam dari kota pahlawan.

Sumber :

Tulisan sebelumnya :




No comments: