Friday, September 19, 2014

Venezia, kota terapung di Italy (2)

Melanjutkan tulisan sebelumnya.
venezia-kota-terapung-di-italy

Lukisan menggambarkan Piazza San Marco

Lokasi wisata terkenal di Venezia, yang pertama, PIAZZA SAN MARCO. Lokasi ini adalah sebuah lapangan besar yang dikelilingi oleh Bangunan classic Venezia. Lapangan ini telah diperluas sehingga langsung berbatasan dengan laut laguna. Dalam sejarahnya Piazza digunakan untuk kegiatan social, keagamaan dan politik.
Piazza berbatasan langsung dengan Basilika Gereja St Marco (Basilika bisa diartikan gedung untuk fungsi public). Kemudian di samping gereja ada lapangan juga, Piazzetta dei Leoncini, sebuah ruang terbuka dengan 2 patung singa marmer.
Layout piazza

Kemudian ada Menara jam (Torre dell'Orologio), yang bergaya classic Eropa, selesai dibangun 1499.
Sisi utara adalah arcade (koridor) untuk berbagai toko & restoran di lantai bawah. Lantai atas nya adalah perkantoran. Ada juga Caffe Quadri yang sudah terkenal sejak abad ke-19.
Ujung barat Piazza ada arcade ‘Ala napoleonica(Napoleon Wing)’ yang dibangun oleh Napoleon. Terdapat tangga masuk ke  Museo Correr (museum).
Sisi selatan Piazza, ada arcade juga dengan deretan toko, yang terkenal adalah Caffe Florian yang dibuka sejak 1720. Lantai atas sebenarnya dibuat untuk istana anak tiri Napoleon, sekarang dipakai untuk museum.
View dari atas tower

Kemudian ada campanile (menara lonceng gereja) yang sudah dibangun tahun 1156-1173. Setelah sempat hancur, menara ini dibangun lagi tahun 1912. Dekat campanile ada sebuah Bangunan kecil bernama Loggetta yang dibangun Sansovino tahun 1537-1546, untuk lobby para politisi/bangsawan sebelum masuk ke rapat dewan. Di seberang piazza ada 3 tiang bendera dengan bahan perunggu berhias relief yang diagun Alessandro Leopardi tahun 1505.

Lukisan Grand Canal

Foto satelit Grand Canal

Lokasi wisata berikutnya, THE GRAND CANAL (CANALASSO). Ini adalah sebuah canal besar yang membelah kota Venezia, dari Laguna sampai dengan Basilika St Marco. Kalo dilihat dari atas akan tampak seperti huruf S terbalik. Panjang 3.800m, lebar 30-90m, kedalaman rata-rata 5m.

Perahu gondola

Canal ini merupakan sarana transportasi utama. Kendaraannya yaitu Bis air (vaporetti), taxi air privat, serta perahu gondola. Di sepanjang canal berdiri 170 gedung palazzo/palazzi milik para bangsawan. Pada abad ke 13 sampai 18, para bangsawan Venezia berlomba membangun istana mereka dengan cantik langsung menghadap Grand Canal.
Karena beberapa palazzo cantik itu langsung dibangun di tepi canal tanpa trotoar, maka untuk menikmati view-nya, harus lewat transportasi air. Sejak jaman dahulu transportasi air menjadi sarana utama di Venezia. Awalnya jembatan yang melintasi canal ini hanya satu, jembatan Rialto. Sekarang sudah ditambah 3 jembatan.
Jembatan Rialto

Seiring berjalan waktu, pembangunan rumah atau gedung di sepanjang canal memiliki bentuk yang berbeda. Pada abad ke-12 & 13, banyak dibangun “fondaco”, rumah untuk perdagangan. Fondaco memiliki 2 lantai, lantai bawah untuk gudang/toko, lantai atas untuk rumah tinggal. Dari perahu canal barang bisa langsung keluar masuk toko.


Pada abad ke-13 & 14, dipengaruhi oleh gaya Byzantium, sehingga disebut Venetian-byzantine, dengan ciri deretan kolom loggia pada koridor dan seni artistic byzantine.
Pada abad ke-15, dipengaruhi oleh gaya Venetian Gothic, yaitu bercirikan jendela-jendela kecil meninggi dan meruncing atasnya. Juga ada pengaruh gaya timur-tengah, karena Venezia dan dunia Arab memiliki hunbungan dagang.


Akhir abad ke-15 berkembang gaya renaissance, bagian dalam gedung banyak dihiasi lukisan.
Pada abad ke-16 & 17, para bangsawan Venice semakin makmur dan menjadi keluarga besar. Sehingga saat ini kediaman di tepi canal semakin besar dan semakin tinggi.



Lokasi wisata berikutnya, THE MUSEO CORRER, sebuah museum yang terletak di Piazza San Marco. Museum ini dikelola oleh Fondazione Musei Civici di Venezia. Museum ini pening bagi seni dan sejarah Venezia.

Museo Correr

Pendiri museum adalah Teodoro Correr, seorang bangsawan Venezia, yang mendedikasikan hidupnya untuk menjadi kolektor barang seni dan antik yang berhubungan dengan Venezia.
Ketika Republik venezia mengalami kemunduran tahun 1790, banyak bangsawan yang menjual barang-barang seninya pada orang asing, kemudian Correr mengumpulkannya lagi. Barang koleksinya dikumpulkan di kediaman pribadinya. Correr merasa bahwa koleksinya harus bisa dilihat oleh semua orang, sehingga dibukalah museum. Selama bertahun-tahun Museo Correr telah menjadi referensi atas sejarah dan seni Venezia sehingga bisa dipelajari oleh para pemerhati seni dan sejarah.
Koleksi museum cukup banyak. Terdiri dari karya seniman di masa kekuasaan Doge (=bangsawan duke) sampai jaman neo-classic.
Terdapat banyak lukisan dan foto, baik itu mengenai tokoh-tokoh Venezia berbagai jaman sampai lukisan mengenai perang dan penaklukan laut Adriatik. Terdapat juga kumpulan koin kuno dan mesin kuno sebelum jatuhnya Republik.
Barang-barang perkapalan juga ikut dipamerkan, karena sejarah Venezia tidak lepas dari sejarah kelautan, seperti kemudi, tiang layar, alat navigasi, dll.
Ada juga alat-alat perang saat perang terhadap kesultanan Turki, seperti meriam, tenda, pistol, dll.

Demikian ulasan mengenai Venezia yang sudah terkenal keindahannya. Semoga bermanfaat.

Wassalam,
Salam dari kota pahlawan

Sumber :

No comments: