Showing posts with label cheng ho. Show all posts
Showing posts with label cheng ho. Show all posts

Monday, June 9, 2014

Sejarah Cheng Ho, Laksamana kasim dari negeri Cina(PART 2)





… Sambungan dari tulisan sebelumnya.

Berikut ini adalah 7 ekspedisi yang dilakukan oleh armada Cheng Ho :

Ekspedisi ke-1, tahun 1405-1407, meliputi Vietnam, Indonesia,India,Srilanka.
Daerah yang dilalui : Champa, Jawa, Palembang, Malaka, Aru, Samudera, Lambri, Srilanka, Qiulon, Kollam, Cochin, Calicut.

Ekspedisi ke-2, tahun 1407-1409, meliputi Vietnam, Indonesia, India, Srilanka.
daerah yang dilalui : Champa, Jawa, Siam, Cochin, Ceylon, Calicut.

Ekspedisi ke-3, tahun 1409-1411, meliputi Vietnam, Indonesia, Malaysia,India, Thailand.
Daerah yang dilalui : Champa, Jawa, Malaka, Semudera, Ceylon, Quilon, Cochin, Calicut, Siam, Lambri, Kayal, Coimbatore , Puttanpur

Ekspedisi ke-4, tahun 1413-1416, meliputi Vietnam, Malaysia, Indonesia, Srilangka, India, Afrika Timur, Oman, Yaman.
Daerah yang dilalui : Champa, Kelantan, Pahang, Java, Palembang, Malaka, Semudera, Lambri, Ceylon, Cochin, Calicut, Kayal, Hormuz, Maladewa, Mogadishu, Barawa, Malindi, Aden, Muscat, Dhofar.

Ekspedisi ke-5, tahun 1417-1419, meliputi Vietnam, Indonesia, Malaysia, Srilanka, India, India, afrika Timur, Oman, Yaman.
Daerah yang dilalui : Champa, Pahang, Jawa, Malaka, Samudera, Lambri, Bengal, Ceylon(Srilangka), Sharwayn, Cochin, Calicut, Hormuz, Maldives, Mogadishu, Barawa, Malindi, Aden
Ekspedisi ke-6, tahun 1421-1422, meliputi Vietnam, India, Afrika Timur, Oman, Yaman,  Somalia.
Daerah yang dilalui : Champa, Bengal, Ceylon, Calicut, Cochin, Maladewa, Hormuz, Djofar, Aden, Mogadishu, Brava.

Ekspedisi ke-7, tahun 1430-1433, meliputi Vietnam, Indonesia, India, Srilanka, Yaman, Tibet, Somalia, Arab Saudi.
Daerah yang dilalui : Champa, Jawa, Palembang, Malaka, Semudera, Andaman dan Nikobar, Bengal, Ceylon, Calicut, Hormuz, Aden, Ganbali (mungkin Coimbatore), Bengal,  Laccadive dan Kepulauan Maldive, Djofar, Lasa, Aden, Mekkah, Mogadishu, Brava .
Saat Cheng Ho mendatangi kota Mekkah, diperkirakan sekalian untuk beribadah haji.

Sebagai utusan dari Cina, Cheng Ho membawa kebudayaan Cina, dan mempengaruhi budaya kota yang disinggahinya. Dengan kedatangannya, Cheng Ho membuka hubungan persahabatan antara Cina dan Negara-negara lainnya. Dan kelak setelah kedatangan Cheng Ho, bangsa Cina mulai berdatangan di Negara-negara lainnya, sehingga terjadi pernikahan campuran antara bangsa Cina dan penduduk local.
Selain itu di daerah yang disinggahinya juga berkembang agama Islam yang dipengaruhi budaya Cina.

Sekembalinya armada Cheng Ho ke Cina, mereka membawa banyak hadiah, penghargaan, upeti juga utusan dan musuh yang ditangkap dari Negara-negara yang disinggahi. Selain itu cheng Ho membawa catatan perjalanan dari wilayah yang masih asing bagi kekaisaran Cina. Sayangnya banyak catatan Cheng Ho yang menghilang.

Karena perjalanan yang ditempuh sangat jauh dan lama waktunya, Cheng Ho membawa armada yang sangat besar. Dalam sejarah ditulis bahwa manusia yang dibawa sejumlah 27.800 orang. Kapal yang dibawa yaitu 62 kapal pengangkut harta, dan 190 kapal kecil. Sungguh merupakan armada yang sangat besar. Hal ini bermaksud untuk menunjukkan kekuatan militer Cina terhadap Negara lainya, sehingga ditakuti tanpa perlu berperang.
Kapal yang terbesar yaitu Bao chuan, kapal untuk komandan & wakilnya. Memiliki 9 tiang layar. Panjang 127 m, lebar 52 m. selain itu juga ada kapal-kapal terpisah lainnya, untuk membawa kuda dan upeti; untuk membawa supply awak armada; untuk membawa pasukan; kapal perang; kapal patroli; dan untuk membawa pasokan air tawar. Bila dibandingkan dengan kapal Colombus, kapal Cheng Ho terlihat jauh lebih besar.

Kaisar Yongle wafat tahun 1424, digantikan oleh putranya, Kaisar Hongxi dan selanjutnya Kaisar Xuande. Karena kekaisaran sedang menghadapi perang bangsa Mongol, anggaran ekspedisi Cheng ho dikurangi. Ekspedisi ke 7 merupakan ekspedisi terakhir.  Cheng Ho dijadikan pejabat di kota Nanjing.

Cheng Ho meninggal tahun 1435. Jenazah nya dimakamkan di laut sekitar Calicut-India. Sedangkan makam yang ada di Nanjing merupakan simbolis, karena tidak ada jenazah di dalamnya.

Itulah sepenggal kisah mengenai laksamana Cheng Ho, atau lebih dikenal sebagai Zheng He, yang merupakan tokoh pelaut dunia yang berasal dari negeri Cina. Mungkin ada info tambahan, atau saran dan kritik dari sobat Little Wawan, silakan untuk menuliskan komentar di bawah.

Wassalam.
Salam dari kota pahlawan.

Sumber :

Tulisan sebelumnya :


Friday, June 6, 2014

Sejarah Cheng Ho, Laksamana kasim dari negeri Cina





Assalamu alaikum wr wb.

Nama Laksamana Cheng Ho dari negeri Cina, mungkin sudah cukup dikenal di Indonesia. Di Negara lainnya di seluruh dunia dia dikenal dengan nama Zheng He. Meskipun dia sudah terkenal sebagai penjelajah dunia, tapi masih banyak yang belum mengenal sejarah hidupnya.

Cheng Ho merupakan keturunan dari Sayyid Ajjal Syams al-Din Omar, seorang keturunan Persia yang menjadi pejabat kekaisaran Mongol di daerah Yunnan. Ayah Cheng Ho adalah Haji Ma. Dari lahir Cheng Ho memakai nama Ma He, terlahir tahun 1371. Nama Ma, di daerah Mongol-Cina, bisa diartikan sebagai ‘Muhammad’, sehingga Cheng Ho merupakan orang muslim.

Di dalam peperangan antara Mongol dan kekaisaran Ming (negeri Cina) di Yunnan, Haji Ma terbunuh. Cheng Ho kecil (usia 11 tahun) ditangkap oleh tentara Ming. Kemudian dia dijadikan pelayan di lingkungan kekaisaran. Sudah menjadi kebiasaan saat itu, pelayan anak-anak dikebiri dengan cara dipotong penis & buah zakarnya. Sungguh kejam! Proses pengkebirian ini bisa membunuh anak-anak bila terjadi infeksi, tapi Cheng Ho kecil bisa bertahan hidup. Kasim merupakan orang yang sudah dikebiri dan dijadikan pelayan di lingkungan kekaisaran.

Cheng ho kecil bekerja sebagai pelayan untuk Pangeran Yan (Zhu Di). Selama bersama Zhu Di, Cheng Ho menerima pendidikan yang layak, sehingga menguasai ilmu perang. Saat kaisar Hongwu wafat terjadi pertentangan antara Zhu Di dan kaisar baru Jianwen. Akhirnya tahun 1402 Zhu Di berhasil menggulingkan kekuasaan Jianwen, yang sebenarnya adalah keponakan dari Zhu Di.

Dengan naiknya Zhu Di sebagai kaisar, memakai nama Kaisar Yongle,  Cheng Ho diberi jabatan komandan kasim di istana. Kemudian Cheng Ho dikirim berlayar dalam ekspedisi ke berbagai wilayah di dunia.



Sumber :

Tulisan sebelumnya :